5 Pembalap MotoGP Yang Kena Kutukan No. 1

Gosip tentang Marc Marquez sedang hangat-hangatnya di perbincangkan, jika sebelumnya Marquez di gosipkan akan pindah ke Yamaha. Sekarang gosipnya Marquez akan berganti nomer star dari 93 ke nomer 1. Melaluin Instagram pribadinya, Marquez mengungumkan akan menggunakan Nomer 1 dan mengganti nomer 93 miliknya.

Sebenarnya dari jaman dahulu banyak Pembalap MotoGP yang berhasil juara dunia menggunakan nomor star 1, sayangnya No.1 seperti membawa kutukan bagi penggunanya. Sudah banyak bukti pemilik No.1 gagal mempertahankan gelar juara dunia bahkan ada yang berkali-kali mengunakan no.1 tetap gagal mempertahankan gelar. Berikut pembalap-pembalap MotoGP yang ketiban sial karna menggunakan No. 1.

Jorge Lorenzo

Pembalap MotoGP

Juara dunia 5 kali asal Spanyol pernah menggunakan no. 1 pada tahun 2013 saat dia masih bersama dengan Yamaha. Disain angka satu yang digunakannya melambangkan inisial Lorenzo, JL. Sayangnya Lorenzo seperti terkena kutukan angka satu dia tidak berhasil mempertahankan gelar juaranya dan beralih kembali ke no.99 hingga sekarang.

Casey Stoner

Berbeda dengan juara dunia lain yang hanya cukup sekali merasakan sialnya no.1, Casey Stoner pernah 2kali menggunakan no.1 dan 2kali pula dia gagal mempertahankan gelar juara dunia. Pertama kali menggunakan no.1 pada tahun 2008 saat bersama Ducati dan kembali menggunakan no.1 pada 2012 saat bersama Honda.

Nicky Hayden

Pembalap asal Amerika yang sudah berpulang ke rahmat tahalu ini pernah merasakan manisnya gelar juara dunia MotoGP pada 2006, dan menggunakan no.1 pada tahun berikutnya (2007). Setelah gagal mepertahankan gelar juara dunia, Hayden kembali menggunkan No.69 yang sudah menjadi ciri khasnya akhir hayat.

Kenny Roberts, Jr.

Satu lagi pembalap asal negri Paman Sam yang berhasil  menjadi juara dunia, dia adalah Kenny Roberts Jr. Bersama Suzuki Kenny Roberts Jr berhasil menjadi juara dunia pada tahun 2000 dan menggunakan no.1 pada 2001. Sayangnya no.1 tidak memberi Kenny Roberts Jr kemujuran, jangankan untuk mempertahankan gelar, untuk memperoleh podium saja sulit. Kenny hanya bertahan setahun dengan no.1.

Àlex Crivillé

Yang terakhir dalam daftar adalah Àlex Crivillé. Àlex adalah pembalap asal Spanyol dan cukup lama dia bersama Honda hingga akhirnya dia mampu menjadi juara dunia pada tahun 1999. Sayangnya seperti pembalap lain, Àlex Crivillé tidak berjodoh dengan nomor keramat dan harus kehilangan gelar juara dunia di tahun berikutnya.

Sebenarnya masih banyak pembalap yang kena “sial” karna menggunakan No.1, hanya saja cukup banyak jika saya harus membahasnya satu persatu.

 


Marc Marquez Pindah Ke Yamaha?.. Mimpi Di Siang Bolong

Salahkah Ahmad Yudhistira Menolak AHRT?

Harris Moto2.. Ketika Yamaha Turun di Kelas Moto2

5 Alasan Valentino Rossi Harus Pindah Ke World Superbike

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *